Utang Rp 250.000 tak dibayar, pemilik kos dianiaya dan disekap

utang-rp-250000-tak-dibayar-pemilik-kos-dianiaya-dan-disekap

Cin Cai Site – Satuan Reskrim Polresta Pekanbaru meringkus BI (30) di kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat. BI menjadi buronan atas kasus penganiayaan dan penyekapan terhadap Cencen (42) pemilik kos di Perumahan Beringin Asri Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru Riau.

“Dalam melakukan aksinya, pelaku memukul korban dengan kayu berkali-kali hingga terluka parah. Pelaku menyekap korban ini di dalam rumah dengan kondisi dikunci,” kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Sutanto, Jumat (21/4).

Usai menganiaya dan menyekap, pelaku membawa kabur sepeda motor korban. Sedangkan korban ditinggalkan di dalam rumah dengan kondisi berlumuran darah. Tangan dan kakinya diikat pakai kabel, mulutnya dilakban.

Setelah pelaku kabur, korban berusaha melepaskan diri dari ikatan. Selanjutnya korban berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Akhirnya korban mendapat bantuan, polisi juga dihubungi warga untuk datang ke lokasi.

“Kemudian polisi membawa korban ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan. Penyelidikan langsung dilakukan untuk melacak keberadaan pelaku,” kata Susanto.

Setelah polisi melakukan rangkaian penyelidikan ke sejumlah daerah, pelaku berhasil ditangkap pada Kamis (20/4). Kejadian penganiayaan dilakukanya terhadap korban pada 7 April 2017 sore lalu.

Setelah ditangkap, pelaku dibawa petugas ke Pekanbaru. Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya. Penganiayaan itu dilakukan pelaku karena dia merasa sakit hati.

“Tapi keterangan itu tetap kita dalami. Yang jelas kasus ini penganiayaan dan pencurian dengan kekerasan,” ucap Susanto.

Pengakuan tersangka kepada polisi, korban pernah meminjam uang Rp 250.000 namun belum dilunasi. Keduanya terlibat perkelahian di dalam rumah kos milik korban. Pelaku memukul korban menggunakan kayu hingga tumbang.

“Pelaku ngekos di rumah korban sudah tiga bulan. Menurut pengakuan pelaku, korban meminjam uang kepadanya. Setelah beberapa hari, pelaku menagih utang itu karena butuh uang untuk pulang kampung, tapi tidak diberikan korban hingga terjadi perkelahian,” jelas Susanto.

Setelah berkelahi, pelaku mengikat dan membekap korban di rumahnya. Kemudian pelaku membawa harta bendanya berupa sepeda motor lalu kabur ke Sumatera Barat hingga akhirnya berhasil ditangkap.

Dari tangan tersangka, petugas menyita sepeda motor milik korban yang sempat dibawa kabur oleh tersangka. Motor ini digadaikannya di kampung dia seharga Rp 3,5 juta. Uang hasil menggadaikan motor itu digunakan pelaku untuk berkebun.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s