Ritual pengusiran setan maut di Nikaragua, pastor ini dibui 30 tahun

ritual-pengusiran-setan-maut-pastur-di-nikaragua-divonis-30-tahun.jpg

Pengadilan di Nikaragua mengganjar seorang Pastor Evangelis, Juan Rocha (23), supaya mendekam di penjara selama 30 tahun. Sebab, dia terbukti membunuh seorang perempuan warga setempat, Vilma Trujillo (25), dengan dalih melakukan ritual pengusiran makhluk halus dari dalam dirinya.

Seperti dilansir dari BBC, Kamis (11/5), Hakim Alfredo Silva juga menjatuhkan hukuman sama terhadap dua kerabat Rocha, yakni Tomasa dan Pedro Rocha, serta dua pengikut lainnya, Jarquin dan Esneyda Orozco. Mereka juga disebut terbukti membunuh. Namun, hakim juga memberi hukuman tambahan enam tahun penjara bagi Orozco karena memasung.

“Penderitaan dialami korban tidak bisa diterima dan bukan sesuatu yang harus dilalui manusia,” kata Hakim Alfredo.

Usai sidang, Juan dan terpidana lain tidak memberikan pernyataan apapun. Namun, kuasa hukum mereka tetap menyangkal kliennya membunuh Vilma. Mereka berkeras kalau perempuan itu kerasukan setan.

Peristiwa itu terjadi di desa El Cortezal. Vilma diklaim kerasukan makhluk halus dan dibawa ke tempat Juan. Juan lantas melakukan beberapa ritual, dan gilanya dia memutuskan membakar Vilma hidup-hidup.

Setelah itu, Vilma yang sekarat dibawa ke rumah sakit. Dia mengalami luka bakar dengan tingkat 80 persen. Setelah sepekan berjuang, akhirnya Vilma menyerah dan meninggal. Beberapa pihak menyatakan kasus ini adalah contoh buruk fanatisme.

“Mereka membunuh istriku dan ibu dari kedua anak saya yang masih kecil. Sekarang saya harus mengatakan apa kepada mereka berdua?,” kata suami korban, Reynaldo Peralta Rodriguez.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s