Rata-rata Lansia Berobat Umur 80 Tahun, Pertanda Baik atau Buruk?

Seiring bertambahnya usia, para lanjut usia (lansia) rentan terkena berbgai penyakit, seperti hipertensi (darah tinggi), stroke, diabetes, dan kanker. Tak ayal, lansia makin banyak yang berobat untuk memeroleh perawatan lebih lanjut.

Terkait pasien lansia yang berobat, dokter geriatri Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Prof Dr dr Siti Setiati, SpPD-KGer, M.Epid menemukan fenomena menarik. Lansia yang datang berobat rata-rata berusia 80 tahun.

“Kini, saya seringkali berhadapan dengan pasien lansia yang rata-rata usianya 80 tahun. Fenomena ini berbeda dalam kurun waktu beberapa tahun lalu. Dulu, saya lebih banyak menangani pasien lansia usia rata-rata 60 tahun,” kata dr Ati, sapaan akrabnya dalam sesi tanya jawab acara Kebijakan Kesehatan Lansia dalam rangka Hari Lanjut Usia Nasional 2017 di Kementerian Kesehatan Jakarta, Senin (29/5/2017).

Menanggapi fenomena ini, dr Ati merasa takjub. Fenomena ini merupakan sebuah indikasi yang baik.

Artinya, angka harapan hidup lansia makin bertambah dan membaik. Meskipun hipertensi masih menjadi penyakit yang menghantui para lansia.

Demi memeroleh angka harapan hidup yang panjang, lansia perlu menjaga kesehatan. Misal, olahraga yang teratur dan menjaga pola hidup sehat dengan makan makanan sehat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s