5 Indikator Kamu Siap Punya Anak Secara Finansial

Apa yang Anda pikirkan tentang menikah dan memiliki anak? Sudah jelas selain meneruskan keturunan maka akan ada biaya hidup tambahan, sekolah dan juga biaya untuk sehari-hari. Bagaimana pasangan bijak memikirkan tentang anak?

Tentu saja karena banyak faktor. Mereka pasti mempertimbangkan berapa banyak anak yang dimiliki, bagaimana mengurus mereka dan kapan harus memiliki anak. Nah, faktor utama yang harus dipikirkan adalah secara finansial.

Jadi untuk Anda yang mungkin baru menikah, lihatlah 4 indikator ini jika Anda berpikir sudah siap memilik anak seperti dikutip dari Cermati.com:

1. Bisa Mengatur Uang

Mengatur uang bukanlah pekerjaan mudah, terutama ketika sudah hidup berumah tangga. Banyak kebutuhan yang harus dipenuhi jika sudah berumah tangga, tetapi jika sudah bisa mengatur keuangan bahkan hingga memiliki uang lebih.

Maka Anda sudah siap memiliki anak dan menambah anggota keluarga dalam hidup. Anak-anak membutuhkan perhatian ekstra dan finansial yang ekstra, jika hidup sudah tertata dengan hidup berdua maka ditambah anak bukan lagi hal bermasalah.

Selain itu, Anda juga bisa akan lebih tertantang lagi untuk mengatur keuangan dengan kebutuhan yang lebih besar. Agar seimbang cobalah untuk menyesuaikan pekerjaan dengan pemasukan yang juga besar.

2. Investasi

Selanjutnya adalah investasi, di mana investasi merupakan tabungan jangka panjang yang dilakukan. Namun dapat memberikan banyak keuntungan selanjutnya dari tabungan tersebut.

Investasi memang berbeda dengan tabungan karena bisa berkembang dan bisa menjadi tabungan yang memiliki nominal berbeda di masa depan. Itu berarti jika Anda sudah memiliki investasi sekecil apapun, maka Anda siap dengan kehidupan masa depan.

Anda juga berarti siap untuk memiliki anak yang memang akan menyita finansial lebih banyak di masa depan. Namun karena Anda sudah bersiap sejak jauh-jauh hari, maka indikator tersebut bisa mendukung Anda untuk memiliki anak dan membesarkan anak.

Rajin kerja

3. Tidak Malas Bekerja

Jika tidak lagi malas bekerja, karena merasa sudah memiliki tanggung jawab untuk memberi nafkah istri, maka indikator tersebut sudah cukup untuk memberikan tanda bahwa kalian sudah siap memiliki anak.

Di waktu selanjutnya ketika memiliki anak maka tidak ada kata malas bekerja karena kebutuhan mereka dinamis, sama halnya seperti kebutuhan diri sendiri atau pasangan. Namun, kebutuhan anak tidak bisa ditunda pemenuhannya sehingga Anda tidak bisa sama sekali tidak memiliki pemasukan atau pendapatan.

Jika sudah tidak malas bekerja itu berarti Anda siap menanggung kebutuhan anak dan siap mencari pendapatan untuk hidup mereka.

4. Menyiapkan Dana Darurat

Tahukah Anda bahwa anak-anak cukup memakan finansial yang besar, selain besar anak-anak juga sering menyita uang secara tiba-tiba. Sedangkan jika Anda belum bisa mengatasi keuangan dengan menyimpan atau memiliki dana darurat.

Jika sudah sering menyimpan dana darurat indikator tersebut sudah bisa menjadi tanda bahwa Anda sudah siap untuk memiliki anak. Mengingat cukup jarang memang masyarakat Indonesia peduli akan dana darurat, tetapi jika ingin memiliki anak siap-siap harus memiliki dana darurat demi keamanan.

Dana Pensiun

5. Memiliki Dana Pensiun

Dana pensiun merupakan dana yang sering sekali dilewatkan oleh masyarakat Indonesia. Karena penggunaanya di masa depan menyebabkan orang banyak yang menyepelekan. Padahal jika Anda tidak memikirkan dana pensiun yang dimiliki maka Anda belum siap memiliki anak.

Kenapa bisa seperti itu? Tentu saja bisa. Apabila sudah memikirkan masa depan hingga dana pensiun, maka Anda sudah siap untuk hidup secara mandiri baik setelah memiliki anak atau sebelum memiliki anak.

Namun jika nanti setelah memiliki anak Anda memang tidak bisa bergantung pada kehidupan anak-anak di masa tua, tidak perlu memberatkan karena Anda sudah memiliki dana pensiun.

Selain itu, bila membutuhkan hal besar yang menyebabkan Anda harus memberikan sumbangan besar secara finansial. Dana pensiun bisa dimanfaatkan dan dialihkan.

Nyatanya memiliki anak tidak hanya dipikirkan dari siapa mereka dan untuk apa mereka ada dalam hidup kita, namun hal yang terpenting adalah bagaimana membesarkan mereka dan merawat mereka dengan finansial yang cukup dan dibarengi dengan pendidikan serta kasih sayang yang cukup juga.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s