Antisipasi peredaran upal, polisi di Karanganyar blusukan ke pasar

Polres Karanganyar mengantisipasi maraknya peredaran uang palsu (upal) menjelang Lebaran. Mereka melakukan ‘blusukan’ ke pasar tradisional untuk melakukan sosialisasi ciri-ciri mengenai upal.

Sosialisasi dilakukan sejumlah anggota Satuan Binmas Polres Karanganyar yang dipimpin oleh Kasat Binmas AKP Suwarsi, di Pasar Jungke, Karanganyar, Jumat (9/6). Para pedagang diberikan pengetahuan sedetail mungkin ciri-ciri uang palsu.

“Sosialisasi seperti ini akan terus kita galakkan agar masyarakat semakin waspada terhadap peredaran upal,” ujar Suwarsi.

Dia meminta masyarakat untuk segera melapor jika menemukan upal. Masyarakat juga dihimbau agar lebih waspada dengan peredaran upal, terutama menjalang hari raya Lebaran.

“Menjelang dan sesudah perayaan lebaran, biasanya peredaran upal meningkat. Situasi tersebut, seringkali dimanfaatkan oleh para pelaku pengedar upal untuk beraksi,” ucapnya.

Dalam sosialisasi tersebut, jajaran Polres Karanganyar juga menunjukkan contoh upal pecahan Rp 20 ribu, Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu yang asli.

“Uang palsu jika dilihat berwarna pucat, tidak disertai benang pengaman. Kemudian tinta pembuatannya tidak menghasilkan perubahan kalau dilihat dari sudut pandang lainnya. Sedangkan uang asli kebalikannya,” jelasnya.

Suwarsi menambahkan, Polres Karanganyar akan meningkatkan intensitas sosialisasi upal dari pasar ke pasar, agar masyarakat tidak menjadi korban

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s